Posts

Aksi Nyata Modul 1.4 Budaya Positif

Image
Nafrizal Eka Putra CGP Angkatan 4 Kab. Pesisir Selatan UPT SDN 14 Lunang Burung balam hinggap diatas genteng Gentengnya tinggi bagaikan pohon kelapa Terimalah salam dari pak guru ganteng Sebagai pembuka tugas  pada aksi nyata A. Latar Belakang Sekolah seyogyanya berusaha menciptakan iklim pendidikan yang mampu membiasakan setiap warganya khususnya peserta didik melakukan budaya atau kebiasaan yang positif.  Budaya positif tersebut bertujuan untuk membentuk profil pelajar Pancasila yang Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, Mandiri, Bernalar kritis, Kebinekaan global, Bergotong Royong, dan Kreatif. Pertanyaannya, bagaimana pembiasaan  nilai-nilai positif bisa terus ditanamkan sehingga membentuk budaya positif sekolah? Budaya positif sekolah akan terwujud jika tertanam dan terbiasa dilakukan di dalam kelas dengan peran serta pendidik dan peserta didik sebagai actor utama. Nilai-nilai positif seharusnya sudah dimiliki oleh peserta didik, p...

1.4.a.9. Koneksi Antar Materi - Budaya Positif

Image
Nafrizal Eka Putra CGP Angkatan 4 Kabupaten Pesisir Selatan Menurut KHD, tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setingi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota  masyarakat. KHD menegaskan bahwa dalam pendidikan hendaknya sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman, artinya pendidikan itu bersikap dinamis sesuai dengan tantangan zaman. Dari pernyataan KHD diatas, sebagai guru harus memiliki nilai dan peran agar mampu menjadi teladan, memberi motivasi, dan mendorong siswa untuk mencapai kebahagiaan setinggi-tingginya dalam pendidikan melalui proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, seorang guru harus memiliki nilai dalam menjalankan perannya. Nilai yang harus dimiliki guru adalah mandiri, reflektif, inovatif, kolaboratif, dan berpihak pada murid. Sedangkan peran yang perlu dimiliki guru adalah Memimpin pembelajaran, berkolaborasi dengan guru lain, menciptakan komunitas belajar, dan m...

Koneksi Antar Materi - Nilai dan Peran Guru Penggerak

Image
Nafrizal Eka Putra, M.Pd. CGP Angkatan 4 Kab. Pesisir Selatan Sebagai CGP, saya ditantang untuk menyusun rencana perubahan kecil yang perlu dilakukan secara rutin oleh diri CGP sendiri sebagai respon untuk mengaitkan nilai-nilai dan peran Guru Penggerak baik dengan semua materi yang telah dipelajari dalam modul maupun materi lain yang relevan di luar modul demi menjadi seorang Guru yang memahami serta menjalankan  nilai dan peran Guru Penggerak. Ada beberapa pertanyaan yang harus saya jawab untuk memahami hal tersebut.  Apa yang Anda pahami mengenai nilai dan peran Guru Penggerak? Nilai dan peran guru penggerak memiliki hubungan yang saling terkait. Untuk menjadi seorang guru penggerak, ada beberapa peran yang harus dilakukan. Peran tersebut dapat terlaksana dengan maksimal apabila seorang guru penggerak menerapkan nilai-nilai yang ada dengan baik.  Peran guru penggerak: 1. Menjadi Pemimpin Pembelajaran 2. Menggerakkan Komunitas Praktisi 3. Menjadi Coach Bagi ...

Kolaborasi Bintang Selatan

Image
Bintang Selatan adalah nama kelompok kecil saya selama PGP (Pendidikan Guru Penggerak). Bintang Selatan terdiri dari 6 peserta yaitu: 1. Nafrizal Eka Putra, M.Pd (SD)  2. Yopirizal, S.Pd.,Gr (SMP)  3. Tuti Kamila Sukma, S.Pd (SMA)  4. Helmi Rosita, S.Pd (SMP)  5. Nilmawati, S.Pd (SMP)  6. Kartini, S.Pd (SD)  Kelompok kami dibimbing atau didampingi oleh satu orang PP (Pengajar Praktik). Beliau bernama ibu Sri Rejeki, S.Pd. Beliau salah satu kepala sekolah SD dari Kecamatan Lunang. Selama sembilan kami akan didampingi oleh beliau. Ibu Sri akan memantau, membimbing, memotivasi, dan juga menilai kinerga kami selama PGP (Pendidikan Guru Penggerak) sembilan bulan ke depan.  Pada hari jumat, tanggal 22 Oktober 2021 kami mengadakan virtual dengan fasilitator. Fasilitator kami adalah pak sulistiyono. Panggilan akrab beliau adalah pak Sulis. Dalam Virtual ini kami membahas kolaborasi atau tugas kelompok tentang kerangka pembelajaran. Kegiatan virtual ini dimulai...

Reward Dari Sang Fasilitator

Image
Setelah pendidikan guru penggerak dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, maka peserta CGP (Calon Guru Penggerak) mulai membuka LMS (Learning Management System) yang ada pada SimPKB. Pada LMS inilah peserta akan mendapatkan materi, tugas, dan upload tugas. LMS sangat membantu dan memudahkan CGP dalam mengerjakan tugas-tugasnya selama sembilan bulan kedepan.  Awal membuka LMS, saya sedikit bingung melihat fitur-fitur yang ada didalamnya. Meskipun begitu, saya melihat dan membuka fitur-fitur tersebut. Saya membuka youtube untuk mengetahui lebih dalam tentang LMS. Selain itu kami juga dibekali dengan Bimtek khusus tentang LMS oleh admin LMS. Akhirnya saya paham fungsi dari masing-masing fitur tersebut.  Setelah latihan Bimtek LMS, saya mulai mengerjakan tugas-tugas yang harus di kerjakan CGP. Saya melihat jadwal tugas yang sudah dibagikan fasilitator dan PP (Pengajar Praktik) dalam group wa. Saya melihat dan memahami tugas-tugas apa saja yang harus dikerj...

Lokakarya 0 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Pesisir Selatan.

Image
Pengumuman kelulusan tahap 2 seleksi calon guru penggerak angkatan 4 telah dipublis. Alhamdulillah ada tertulis nama saya dipengumumam itu. Calon Guru Penggerak (CGP) yang lulus akan mengikuti lokakarya 0 atau perdana pendidikan guru penggerak (PGP).  Beberapa hari kemudian, keluarlah pengumuman jadwal lokakarya. Dari pengumuman tersebut, jadwal lokakarya saya adalah pada hari senin tanggal 11 Oktober 2021. Selanjutnya berdasarkan lampiran pengumuman, peserta CGP dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Kelompok saya terdiri dari 6 orang CGP dan 1 Pengajar Praktik (PP). Selain itu, masing-masing kepala sekolah dari CGP harus ikut dalam lokakarya tersebut.  Selanjutnya untuk ikut lokakarya, ada beberapa syarat yang harus diikuti oleh peserta. Salah satu syaratnya adalah swab antigen. Saya merasa cemas dan takut karena belum pernah melakukan tes swab. Namun karena semangat dan ingin ikut lokakarya, maka saya beranikan untuk ikut tes swab antigen. Swab harus dilakukan H-1 sebelum ...

Menggapai Harapan.

Image
Oleh: Nafrizal Eka Putra Setiap manusia pasti memiliki harapan dalam hidupnya. Harapan baik yang ingin diraih. Begitupun saya, seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana. Saya tidak pernah meminta agar dilahirkan dari keluarga mana. Namun saya sangat bersyukur dilahirkan dari rahim seorang ibu bernama Mayurni. Begitupun bapak saya, seorang laki-laki tangguh bernama Ayub. Sampai sekarang saya masih teringat dan merasakan kasih sayang seorang ibu meskipun kami telah berbeda dunia. Begitupun ayah masih menemani saya saat ini, slalu menyayangi saya meskipun kami berbeda atap. Saya selalu berdoa, smoga ayah diberikan kesehatan dan umur yang panjang. Tanpa mereka, saya tidak akan ada di dunia ini.  Waktu kecil, saya bercita-cita ingin menjadi orang kaya dan sukses. Cita-cita itu muncul karna keadaan ekonomi keluarga saya yang serba minim. Saya sering berhayal mau beli Barang-barang bagus seperti baju, celana, dan sepatu. Waktu kecil, saya hanya membeli baju baru pas mau lebaran. S...